Menu bar

Rabu, 11 April 2012

Cara memasang drive DVD-ROM untuk Socket IDE


Mungkin diantara kita ada yang kurang mengerti cara memasang harddrive ini pada PC, walaupun ada yang sudah tau, tetapi tidak memperhatikan fungsi kabel-kabel tersebut, karena ada pebgaruran tertentu dalam DVD-ROM tersebut. Untuk itu saya akan mencoba berbagi tentang cara memasangnya.

1.  Pertama, sebelum memasang drive ini pastikan CPU dalam kondisi tidak teraliri arus listrik, lalu buka casing CPU, lalu perhatikan motherboard (papan sirkuit), lalu setelah itu cari kabel socket yang sedikit agak panjang ada 2 buah, kabel tersebut dinamakan socket primary IDE dan socket secondary IDE.

2.  Kedua, sebelum menghubungkan kabel-kabel ke DVD-ROM, lihat pada bagian belakang DVD-ROM, di belakang harddrive tersebut, terdapat berbagai jenis port, saya akan mencoba menjelaskannya.
  • Dari port yang paling kanan, terdiri atas 4 pin, port ini berfungsi untuk mengalirkan arus listrik, dari power supply menuju ke DVD-ROM,
  • Lalu di sebelahnya terdapat port yang dinamakan IDE interface, terdiri dari 40 pin, port ini berfungsi untuk menghubungkan drive DVD-ROM dengan motherboard,
  • Port yang selanjutnya yaitu jumper drive (slot kecil untuk mengeset posisi drive dalam BIOS) terdiri dari 3 bagian, masing-masing 2 pin, jumper pada bagian yang paling kanan dinamakan MASTER, jumper pada bagian tengah dinamakan SLAVE, lalu yang di sebelah kiri dinamakan C.SEL, port ini berfungsi untuk mengatur tata letak drive dalam BIOS. Apakah drive DVD-ROM hendak dipasangkan dengan kabel primary IDE (port yang sama dengan harddisk)? Jika ya pasang posisi jumper pada bagian SLAVE, ini berfungsi untuk memisahkan posisi drive dalam BIOS, karena jika tidak di set ke posisi ini, BIOS akan menampilkan booting error, ini dikarenakan dalam satu kabel, drive di set, kedalam posisi yang sama yaitu MASTER. Namun apabila ingin menghubungkan drive DVD-ROM ke socket secondary IDE pada motherboard, jumper tidak perlu di ubah lagi karena apabila tidak ada drive yang terpasang di dalam socket secondary IDE, BIOS akan mengatur tata letak drive tersebut pada socket secondary bagian MASTER.
3.  Ketiga, Jika jumper telah di set sesuai dengan socket yang di tentukan, pasang kembali kabel-kabel seperti DC Power Cabel dan IDE Inteface kabel dan pasang drive DVD-ROM tersebut pada CPU, setelah instalasi DVD-ROM tersebut sudah beres, nyalakan PC dan install software drive DVD-ROM supaya dapat menikmati fasilitas DVD-ROM.

Sekian tentang tata cara pemasangan drive DVD-ROM, semoga bermanfaat bagi para pembacanya.

Tips Merawat PC Supaya Awet


Kadang diantara kita ada yang menghiraukan kondisi dan keadaan komputer kita, padahal kita sering menggunakannya. Kebersihan dan kondisi komputer sangatlah berpengaruh terhadap kinerja komputer kita, apabila kita salah dalam menanganinya dan merawatnya, masa pakai komputer akan menurun. Untuk itu saya akan berbagi tips, bagaimana cara merawatnya, supaya komputer kinerjanya tetap optimal dan awet.
1.  Membersihkan komponen-komponen CPU
Pertama cek kondisi kebersihan PC, periksa dengan cara membuka bagian casing CPU dan perhatikan semua komponen-komponen yang ada pada motherboard. Terutama bagian kabel-kabel, bersihkan kabel dari debu yang menempel, karena dikhawatirkan apabila debu yang sudah lama menempel sudah mulai berkerak, debu tersebut akan mengikis pembungkus kabel, jika hal itu terjadi akan menimbulkan hubungan arus pendek listrik. Cek pula pada bagian kipas pendingin, pada bagian ini terdapat debu yang paling banyak, karena kipas merupakan komponen terpenting dalam CPU. Jika memungkinkan, lepas kipas yang berada di processor, diingatkan apabila bagian ini dilepas, jangan lupa berikan gel pendingin lagi, supaya processor tidak mengalami overheat. Setelah itu cek pada bagian RAM/memory, lakukan sedikit pembersihan dengan menggunakan penghapus karet, caranya gosokkan penghapus karet pada bagian terminal RAM, yang berwarna emas. Bersihkan pula pada bagian VGA Card, gunakan sikat gigi bekas untuk membersihkan soket-soket yang ada pada motherboard.
2.  Memperbaiki Sistem Komputer
Setelah keadaan PC sudah bersih, sekarang lakukan mengecekan sistem komputer. Pertama apabila komputer sudah menyala, klik tombol start, lalu pilih all programs, pilih accsessoris, pilih system tools, lalu pilih disk clean up. Cara ini dilakukan supaya data-data yang bersifas temporary dapat di hapus, hal ini cukup baik dilakukan karena menambah kapasitas harddisk sampai 500MB.
       Kedua, gunakan fasilitas check disk untuk memeriksa apakah harddisk tersebut error atau tidak, caranya buka my computer, lalu sorot Local Disk (C:), klik kanan, lalu pilih properties, pilih tab tools, lalu klik check now, checklist semua pilihan, klik tombol start, lalu restart komputer, maka proses pengecekan disk di mulai, tunggu sampai proses pengecekan selesai. Dan kembali ke tampilan awal windows.
       Ketiga, gunakan fasilitas disk defragmenter, fasilitas ini hampir sama dengan fasilitas check sisk hanya saja ada sedikit perbedaan yaitu berfungsi untuk mengurutkan sistem komputer, supaya performa komputer dapat mencapai kondisi yang maksimal, caranya klik menu start pada windows, lalu pilih all programs, kemudian pilih accsessoris, pilih sub folder system tools, lau klik disk defragmenter, pilih device yang akan di defrag, (dalam hal ini Local Disk (C:)), karena di dalam disk ini tersimpan sistem operasi komputer, maka jadi prioritas utama untuk dilakukan proses defragment disk, pertama klik tombol Analyze Disk, setelah selesai dan mengetahui berapa persen sistem yang akan di defrag, lalu klik tombol Defragment Disk untuk memulai proses defragmenter, tunggu sampai proses ini selesai.
Maka proses perbaikan sistem komputer telah selesai. Jika anda mengikuti saran saya diatas, insyaAllah komputer anda, tidak pernah terjadi hang ataupun lola(loading lama), hehe.. Semoga bermanfaat, sekian terima kasih..

Jumat, 06 April 2012

Manusia dan Penderitaan



Pengertian Penderitaan

Penderitaan dan kata derita. Kata derita berasal dari kata bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau bathin, atau lahir bathin. Yang termasuk penderitaan itu ialah keluh kesah, kesengsaraan, kelaparan, kekenyangan, kepanasan, dan lain – lain.
Manusia pada hakikatnya hanya bisa merasakan apa yang namanya kenikmatan dan penderitaan. Kenikmatan, seperti yang telah saya jabarkan pada tulisan sebelumnya merupakan sesuatu yang bersifat tentang indah, baik, bagus, elok, dan berseni. Namun, jika kita lihat pada persepsi tentang penderitaan, kita akan melihatnya dengan segala sesuatu yang bersifat buruk, menyedihkan, sengsara, dan sebagainya. Coba kita lihat tentang estimologi dari kata penderitaan: menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan menanggung atau merasakan sesuatu lahir ataupun batin, Penderitaan termasuk realita dunia dan manusia intesitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat tidaknya suatu penderitaan, suatu pristiwa yang dianggap penderitaan seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain dapat pula suatu penderitaan menimbulkan energi untuk bangkit bagi seseorang atau sebagai langkah seseorang untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.

Siksaan
Berbicara tentang siksaan, maka terbayang pada ingatan kita tentang neraka, dosa dan akhirnya Firman Allah SWT. dalam kitab suci Al-Qur’an. Seperti kita maklumi di dalam kitab suci Al-Qur’an terdapat banyak sekali surat dan ayat yang membicarakannya tentang siksaan ini.
Dalam Al-Qur’an surat-surat lain banyak berisi jenis ancaman dan siksaan bagi orang-orang musyrik, syirik, makan riba, dengki, memfitnah, mencuri, makan harta anak yatim, dan sebagainya. Namun siksaan yang dialami manusia setelah didunia fana ini tidak akan dibicarakan oleh penulis dalam modul ini, karena itu tugas para ahli agama.
Berbicara tentang siksaan terbayang dibenak kita sesuatu yang sangat mengerikan bahkan mungkin mendirikan bulu kuduk kita, siksaan itu berupa penyakit, siksaan hati, siksaan badan oleh orang lain dan sebagainya.
Siksaan manusia ini ternyata juga menimbulkan kreativitas bagi yang pernah mengalami siksaan atau orang lain yang berjiwa seni yang menyaksikan baik langsung ataupun tidak langsung.


Rasa Sakit
Rasa sakit adalah rasa yang tidak enak bagi pendeirta, rasa sakit atau penyakit tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Penderitaan rasa sakit, dan siksaan merupakan rangkaian yang satu dengan lainnya tak dapat dipisahkan merupakan rentetan sebab akibatnya. Karena siksaan orang merasa sakit dank arena merasa sakit orang menderita.
Rasa sakit banyak hikmahnya, antara lain dapat mendekatkan diri penderita kepada Tuhan, dapat menimbulkan rasa kasihan terhadap penderita dapat membuka rasa keprihatinan manusia, rasa social, dermawan, dan sebagainya.
Tiap rasa sakit atau penyakit ada obatnya hanya tergantung kepada penderita atau keluarga penderita, apakah ada usaha atau tidak.

Neraka
Berbicara tentang neraka maka lazimnya kita tentu ingat kepada dosa, juga terbayang dalam ingatan kita yang luar biasa. Jelaslah bahwa antara mereka, siksaan, rasa sakit dan penderitaan terdapat hubungan dan tak dapat dipisahkan satu sama lain. Manusia masuk neraka karena dosa, oleh karena itu, bila kita berbicara tentang dosa berarti juga berkaitan tentang kesalahan . dalam Al – quran banyak yang berisi tentang siksaan di neraka, atau ancaman siksaan.
Banyak penderitaan yang dialami orang di dunia karena hebatnya penderitaan itu tak ubahnya dengan neraka saja. Neraka atau penderitaan yang hebat itu menimbulkan daa kreativitas manusia. Selain itu banyak media massa yang mengkomunikasikan penderitaan hebat yang pilu dan haru membacanya, sehingga banyak orang yang mengulurkan tangan ingin meringankan beban penderitaan sesamany. Karya budaya, tulisan dan penderitaan dapat mengubah sikap mental manusia.

Sumber :

Manusia dan Keindahan


Pengertian keindahan menurut Liang Gie dalam bukunya Garis BesarEstetik (filsafat keindahan) dalam bahasa inggrisnya diterjemahkan dengan beautiful perancis beau itali dan spanyol bello. Kata-lata itu berasal dari kata latin bellum. Akar katanya bonum yang berartikebaikan, yang kemudian mempunyai bentuk pengertian pengecilan menjadi bonellum dan terakhir dipendekan menjadi bellum.
Fungsi dan kedudukan manusia di dunia ini adalah sebagai khalifah di bumi. Tujuan penciptaan manusia di atas dunia ini adalah untuk beribadah. Sedangkan tujuan hidup manusia di dunia ini adalah untuk mendapatkan kesenangan dunia dan ketenangan akhirat. Jadi, manusia di atas bumi ini adalah sebagai khalifah, yang diciptakan oleh Allah dalam rangka untuk beribadah kepada-Nya, yang ibadah itu adalah untuk mencapai kesenangan di dunia dan ketenangan di akhirat.
Al-Qur`an menjelaskan kepada kita tentang latar belakang kehadiran umat manusia di muka bumi dan bagaimana seharusnya mereka hidup, sehingga kehidupan itu sesuai dengan maksud penciptaan tersebut. Al-Qur`an menjelaskan kewajiban kita kepada Allah dan bagaimana kita akan diberi pahala sesuai dengan amal perbuatan kita. Al-Qur`an-Kitab yang Allah turunkan kepada hamba-hamba-Nya yang mengabdi dengan kasih sayang-menyeru kita pada keindahan, kebenaran, kesucian, dan kebahagiaan abadi. Kualitas kesempurnaan Al-Qur`an ini terdapat dalam banyak ayat,
"Sesungguhnya, pada kisah-kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi orang-orang berakal. Al-Qur`an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman." (Yusuf [12]: 111)
"Kitab (Al-Qur`an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa." (al-Baqarah [2]: 2)
Al-Qur`an adalah kitab yang ditujukan kepada manusia di segala usia, sebuah kitab yang berisi semua subjek dasar yang dibutuhkan setiap orang sepanjang hidup mereka, lelaki atau perempuan. Bentuk-bentuk ibadah, pola pikir unik bagi setiap muslim, akhlaq terpuji, perilaku mulia yang harus tampak di wajah saat menghadapi setiap kejadian tak terduga atau pada saat-saat menghadapi kesulitan, pola hidup yang membimbing jiwa dan raga demi hidup sehat, peristiwa kematian, peristiwa di saat roh melalui hari perhitungan, lalu surga dan neraka menanti semua manusia, semua termaktub dalam kitab ini.
ALLAH SWT berfirman yang artinya :
"Sesungguhnya agama yang diterima di sisi Allah hanyalah Islam"
[Ali Imran : 19]

Satu-satunya agama yang Allah akui kebenarannya, kesempurnaannya dan terbaik untuk manusia adalah Islam. Sebab Islam itu ialah agama yang datang dari Allah, sedangkan agama-agama lain adalah bikinan manusia semata-mata. Adakah sama sesuatu yang datang dari Allah dengan sesuatu yang direka oleh manusia ? jauh, jauh sekali bedanya.

Allah adalah pencipta manusia, karena itulah Allah lah yang paling tahu tentang manusia. Oleh karenanya aturan/agama Allah itulah yang paling lengkap dan paling sesuai dengan kejadian semula jadi (fitrah manusia).

Diri manusia terdiri dari 3 unsur, yaitu fisik, akal dan Roh/hati/jiwa. Roh/hati/jiwa manusia mempunyai perasaan yang Tuhan bekalkan bersamaan dengan lahirnya fisik manusia. Indahnya Islam itu adalah dinul Islamitu sebenarnya sangat sesuai dengan fitrah manusia, dengan kata lain sesuai dengan perasaan manusia. Apa yang hati manusia setuju, itulah yang Allah suruh. Apa yang hati tidak setuju, itulah yang Allah larang.
Begitulah uraian tentang indahnya Islam yang sesuai dengan fitrah manusia. Dan siapa yang tidak ikut Islam artinya menentang fitrahnya. Walaupun mereka kaya-raya, mempunyai jabatan tinggi dan banyak ilmu, tidak akan tenang hidup mereka di dunia apalagi di akhirat. Karena bukan saja dia bermusuhan dengan Allah tapi juga bermusuhan dengan dirinya sendiri. Pada lahirnya manusia nampak ia senang-senang tapi hatinya hanya Allah saja yang tahu; kosong, gelisah, tersiksa, serba salah dan mudah marah.Hanya Islam satu-satunya agama yang sistem hidupnya benar dan terbaik untuk diikuti. Yakni kehidupan Sunnah yang telah dilaksanakan oleh Rasulullah dan Khulafaur Rasyidin serta semua salafussoleh. Dengan mencontohi mereka, niscaya manusia akan kembali kepada fitrah murninya dan akan bahagia di dunia dan akhirat. Antara ciri-ciri hidup mereka adalah :
1. Beriman dan bertaqwa
2. Beribadah dan berzikir.
3. Berakhlak mulia dengan Allah dan sesama manusia.
4. Berjuang dan berjihad dengan Allah dan sesama manusia.
5. Berkorban pada jalan Allah.
6. Menuntut ilmu dunia dan akhirat untuk melaksanakannya.
7. Bekerja mencari rezeki yang halal, di samping membangunkan tamadun ummah.
8. Taat dan patuh pada Allah, pada Rasul dan pada pemimpin yang taat kepada Allah.
9. Berkasih sayang.
10. Saling membantu dalah kebaikan dan menolak kejahatan.
11. Bermaaf-maafan.
12. Bertenggang rasa di seputar masalah atau di sudut-sudut yang dibolehkan.

Sumber :

Manusia dan Cinta Kasih


Pengertian tentang cinta dikemukakan oleh Dr. Sarlito.W.Sarwono. dikatakan bahwa cinta memiliki 3 unsur yaitu keterikatan, keintiman, dan kemesraan.. Yang dimaksud dengan keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia. Keintiman yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan  dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi. Panggilan-panggilan formal seperti bapak, ibu, saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan saying. Kemesraan yaitu adanya rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen kalau jauh atau lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang.
            Didalam kitab suci Al Quran ditemui adanya fenomena cinta yang bersembunyi dalam jiwa manusia. Cinta memiliki 3 tingkatan yaitu tinggi, menengah dan rendah. Cinta tingkat tinggi adalah cinta kepada Allah, rasulallah dan berjihad dijalan Allah. Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, istri/suami dan kerabat. Cinta tingkat rendah aanya cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal.
Seorang psikolog Amerika, Robert J. Sternberg, mengembangkan Teori Segitiga Cinta. Menurut beliau, semua jenis hubungan, baik itu hubungan pertemanan, kekasih, pasangan hidup ataupun belahan jiwa, memiliki salah satu dari 3 elemen ini; KEINTIMAN, GAIRAH dan KOMITMEN.

  1. KEINTIMAN adalah kedekatan emosional, yang melibatkan tingkat kepercayaan yang tinggi antara dua individu.
  2. GAIRAH adalah perasaan romantis, ketertarikan secara fisik dan seksual.
  3. KOMITMEN adalah upaya sadar untuk menjaga hubungan.
Sternberg melihat cinta sebagai segitiga sama sisi. Ketiga belah sisi harus memiliki panjang yang sama. Jika ada ketimpangan apapun maka segitiga tersebut akan miring atau melengkung, yang berarti bahwa konsep cinta tidak akan bisa berlanjut atau bertahan. Perlu diingat bahwa sebuah hubungan itu selalu berkembang dan umumnya berubah bentuk yang berbeda dari bentuk cinta semula karena berjalan melalui berbagai tahap. Cinta itu tidak statis. Cinta sangat dinamis. Juga harus diingat bahwa Teori Segitiga Cinta ini berlaku untuk segala jenis hubungan: saudara, persahabatan, dan kekasih.

Sumber :
Materi MKDU IBD universitas gunadarma

Konsepsi IBD dalam Kesustraan : Hubungan Ilmu Budaya Dasar dengan Puisi



Ilmu Budaya Dasar secara sederhana adalah pengetahuan yang diharapkan mampu memberikan pengetahuan dasar dan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan . Suatu karya dapat saja mengungkapkan lebih dari satu masalah, sehingga ilmu budaya dasar bukan ilmu sastra, ilmu filsafat ataupun ilmu tari yang terdapat dalam pengetahuan budaya, tetapi ilmu budaya dasar menggunakan karya yang terdapat dalam pengetahuan budaya untuk .
Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep.
Puisi adalah Puisi (dari bahasa Yunani kuno: ποιέω/ποιῶ (poiéo/poió) = I create) adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya.
Menelusuri proses kreatif penulisan puisi sama asyiknya dengan menulis puisi itu sendiri. Setiap penyair jika ditanya soal ini, yakni ditanya soal apa dan bagaimana menulis puisi, maka ia akan menjawab pertanyaan tersebut dengan cara pandangnya masing-masing, yang khas, yang satu sama lainnya berbeda. Namun demikian secara esensial jawaban dari pertanyaan tersebut; pasti mengarah pada inti yang sama, bahwa menulis puisi pada dasarnya merupakan medan ekspresi dari bayang-bayang pengalaman. Dan apa yang dimaksud dengan bayang-bayang pengalaman atau mengolah pengalaman sebagai sumber penciptaan puisi itu. meski secara ringkas sudah diuraikan pada halaman sebelumnya.
Penekanan pada segi estetik suatu bahasa dan penggunaan sengaja pengulangan, meter dan rima adalah yang membedakan puisi dari prosa. Namun perbedaan ini masih diperdebatkan. Beberapa ahli modern memiliki pendekatan dengan mendefinisikan puisi tidak sebagai jenis literatur tapi sebagai perwujudan imajinasi manusia, yang menjadi sumber segala kreativitas. Selain itu puisi juga merupakan curahan isi hati seseorang yang membawa orang lain ke dalam keadaan hatinya.
Puisi tennasuk seni sastra, sedangkan sastra bagian dari kesenian, dan kesenian cabang/ unsur dari kebudayaan. Kalau diberi batasan, maka puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam, dan Tuhan melalui media bahasa yang artistik/ estetik, yang secara padu dan utuh dipadatkan kata-katanya.
Kepuitisan, keartistikan atau keestetikan bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan :
  • Figura bahasa ( figurative language ) seperti gaya personifikasi, metafora, perbandingan, alegori, dsb sehingga puisi menjadi segar, hidup, menarik dan memberi kejelasan gambaran angan.
  • Kata-kata yang ambiquitas yaitu kata-kata yang bermakna ganda, banyak tafsir.
  • Kata-kata berjiwa yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.
  • Kata-kata yang konotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu.
  • Pengulangan, yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang dilukiskan, sehingga lebih menggugah hati.
Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan Ilmu Budaya Dasar
adalah sebagai berikut :
  • Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia.
  • Perekaman dan penyampaian pengalaman dalam sastra puisi disebut “pengalaman perwakilan”. lni berarti bahwa manusia senantiasa ingin memiliki salah satu kebutuhan dasamya untuk lebih menghidupkan pengalaman hidupnya dari sekedar kumpulan pengalaman langsung yang terbatas. Dengan pengalaman perwakilan itu sastra/puisi dapat memberikan kepada para mahasiswa memiliki kesadaran (insight-wawasan) yang penting untuk dapat melihat dan mengerti banyak tentang dirinya sndiri dan tentang masyarakat.
  • Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual.
  • Dengan membaca puisi mahasiswa dapat diajak untuk dapat menjenguk hati/pikiran manusia, baik orang lain maupun did sendiri, karena melalui puisinya sang penyair menunjukkan kepada pembaca bagian dalam hati manusia, ia menjelaskan pengalaman setiap orang.
  • Puisi dan keinsyafan sosial
  • Puisi juga memberikan kepada manusia tentang pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial, yang terlibat dalam isue dan problem sosial. Secara imaginatif puisi dapat menafsirkan situasi dasar manusia sosial yang bisa berupa ;
    • penderitaan atas ketidak adilan
    • perjuangan untuk kekuasaan
    • konflik dengan sesamanya
    • pemberontakan terhadap hukum Tuhan,

Sumber :
http://mymok.multiply.com/journal/item/101?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem
http://rajarayuprabawati.wordpress.com/2012/03/29/konsep-ilmu-budaya-dasar-dalam-kesusteraan/

Kebudayaan Indonesia : Kebudayaan Jawa, Kepercayaan Masyarakat Jawa


Falsafah kebudayaan jawa yaitu keselarasan, keserasian, dan keseimbangan karena pada dasarnya ketiga unsur tersebut saling berkaitan satu sama lain. Ketiga unsur tersebut akan selalu melekat sepanjang sejarah kehidupan manusia karena kebudayaan ini selalu mengakar sejak dulu di kehidupan masyarakat jawa. Hal itu bisa terjadi karena ketiga unsur tersebut bersifat fleksibel, yang artinya mudah menyatu dengan kehidupan manusia .
 Salah satu contoh kebudayaan masyarakat jawa adalah masyarakat asli jawa, mempercayai adanya kehidupan yang tak kasat mata, selain kehidupan manusia, hal ini terjadi karena kebudayaan asli Jawa yang bersifat transendental lebih cenderung pada paham animisme dan dinamisme. Masyarakat jawa mempercayai adanya suatu kekuatan ghaib, yang dapat membantu mereka. Hal ini bisa di buktikan dari peninggalan-peninggalan nenek moyang masa lampau seperti, dolmen tempat untuk memuja dan memberikan sesajen untuk para dewa-dewa.
Walaupun agama islam sudah mulai berkembang pada awal abad ke 13. Masyarakat asli Jawa, mempercayai kehidupan-kehidupani yang berbau mistik. Dunia mistik yang sudah menjadi ajaran selama ribuan tahun di pulau Jawa ini dikenal dengan nama kejawen. Kejawen merupakan suatu konsep hidup yang melingkupi lahir batin material spiritual. Menurut pandangan para ahli, definisi kejawen adalah suatu kepercayaan tentang pandangan hidup yang diwariskan dari para leluhur.
Karena kebudayaan jawa memiliki sifat yang fleksibel, maka masyarakat jawa dengan mudah merimanya. Dengan cara mengalihkan dari pandangan yang bersifat mistis berubah menjadi spritual tasawuf.

Kejawen adalah sebuah kepercayaan yang terutama dianut oleh suku Jawa. Nama kejawen bersifat umum, biasanya karena bahasa pengantar ibadahnya menggunakan bahasa Jawa. Dalam konteks umum, kejawen bukanlah agama.
  
Penganut ajaran kejawen biasanya tidak menganggap ajarannya sebagai agama dalam pengertian sebagai Agama monoteistik, seperti Islam atau Kristen, tetapi lebih melihatnya sebagai seperangkat cara pandang dan nilai-nilai yang dibarengi dengan sejumlah laku. Ajaran kejawen tidak terpaku pada aturan yang ketat dan menekankan pada konsep keselaarasan dan keseimbangan lahir batin.
  
Dalam budaya Jawa pandangan hidup lazim disebut ilmu kejawen atau yang dalam kesusastraan Jawa dikenal pula sebagai Ngelmu Kesampurnan. Wejangan tentang Ngelmu Kesampurnan Jawa ini termasuk ilmu kkebatinan atau dalam filsafat Islam disebut dengan tasawuf atau sufisme. Orang Jawa sendiri menyebutkan suluk atau mistik. Sebenarnya kejawen bukan aliran agama, tetapi adat kepercayaan, karena di sana terdapat ajaran yang berdasarkan kepercayaan terhadap Tuhan dari puncak-puncak teologi Islam, Hindu dan Budha. Lebih tepat lagi mungkin disebut pandangan hidup atau filsafat hidup.
  
Perubahan besar pada kebudayaan jawa terjadi setelah masuknya agama Hindu-Budha yang berasal dari India berabad-abad lamanya mempengaruhi tanah Jawa. Kebudayaan India secara riil mempengaruhi dan mewarnai kebudayaan Jawa, seperti sistem kepercayaan, kesenian, kesusastraan, astronomi, mitilogi dan pengetahuan umum, yang sudah berlangsung ribuan tahun.
Kejayaaan Hindu-Budha mulai menyusut setelah kekuasaan kerajaan Majapahit berkhir dan agama Islam yang berpaham tauhid menyebar dengan munculnya kerajaan islam pertama di jawa, Kerajaan Demak. Para wali dan ulama mendominasi pembentukan karakter religiusitas orang Jawa.
Sumber :